PANGKALAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuasin mencatat capaian progresif dalam percepatan dan ketepatan penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli-September 2026. Hingga pertengahan September, realisasi penyaluran di wilayah ini telah mencapai sekitar 90 persen dari total 89.050 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang telah ditetapkan.
Capaian ini dibahas dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., di Ruang Rapat Rumah Dinas Sekda, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima serta memantau progres distribusi di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.
Program bantuan ini menargetkan masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data acuan resmi. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) berhak mendapatkan alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan, sehingga total bantuan yang diterima selama periode tiga bulan (Juli-September 2026) adalah 30 kilogram per penerima manfaat.
Dalam arahannya, Sekda Erwin Ibrahim menekankan urgensi penyelesaian dan pemutakhiran data penerima bantuan untuk menjamin prinsip tepat sasaran. Ia menginstruksikan para camat untuk segera mengkoordinasikan musyawarah desa bersama operator desa guna memastikan data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat, khususnya bagi kelompok desil 1 sampai dengan desil 4.
“Yang menjadi perhatian utama adalah keterkaitan data pada desil 1 sampai dengan desil 4. Untuk itu, saya minta para camat segera melakukan musyawarah desa dengan melibatkan operator desa, sehingga dapat diperoleh kesepakatan dan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” ujar Erwin Ibrahim.
Selain itu, Sekda juga memberikan catatan khusus terkait usulan penerima bantuan dari kelompok desil 5 hingga desil 10. Ia meminta agar proses penyesuaian kategori desil bagi masyarakat di kelompok tersebut dilakukan melalui verifikasi dan validasi yang ketat berdasarkan kelayakan kondisi ekonomi di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan akuntabel.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Asisten II Setda Kabupaten Banyuasin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuasin, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, serta seluruh camat se-Kabupaten Banyuasin.
Melalui koordinasi lintas sektor yang solid ini, Pemkab Banyuasin berkomitmen untuk segera menuntaskan sisa penyaluran bantuan pangan sekaligus memperkuat akurasi data kesejahteraan sosial daerah demi kesejahteraan masyarakat yang berhak.













