PALEMBANG – Rangkaian acara Jambore UMKM Forum Komunikasi Ekonomi Tanah Air (Forketas) Sumatera Selatan tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (24/5/2026). Acara yang berlangsung selama empat hari, sejak 21 Mei 2026, di kawasan Citra Grand City (CGC) Palembang ini sukses menarik minat ribuan pengunjung dan menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memamerkan produk unggulan mereka.
Acara penutupan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, yakni Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Adam Ibrahim, S.E., M.Si., serta Camat Talang Kelapa, Salinan, S.Sos., M.Si. Kehadiran jajaran Pemkab Banyuasin menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung pengembangan UMKM lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Secara resmi, Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 ditutup oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Palembang, Dr. Ir. Ar. H. K.M. Isnaini Madani, M.T., M.Si., IAI. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi antusiasme para peserta dan pengunjung, serta menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas UMKM untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.
Wadah Promosi dan Jejaring Bisnis
Selama empat hari pelaksanaan, Jambore ini tidak hanya berfungsi sebagai pameran produk, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan jejaring bisnis. Berbagai seminar, workshop, dan sesi business matching diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam hal digitalisasi pemasaran, manajemen keuangan, dan inovasi produk.
Bagi Kabupaten Banyuasin, partisipasi dalam event ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal, khususnya dari Kecamatan Talang Kelapa yang dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut. Produk-produk seperti kerajinan tangan, kuliner khas, dan hasil olahan pertanian Banyuasin mendapat respons positif dari pengunjung.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Keberhasilan penyelenggaraan Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan omzet pelaku UMKM. Dengan adanya eksposur yang luas di kawasan strategis seperti Citra Grand City, diharapkan produk-produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.
Plt. Kadis Kominfo-SP Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung digitalisasi UMKM melalui berbagai program pelatihan dan fasilitasi akses teknologi informasi. “Kami berharap setelah acara ini, para pelaku UMKM di Banyuasin semakin melek digital dan mampu memanfaatkan platform online untuk memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Adam Ibrahim, menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, termasuk kemudahan perizinan dan akses permodalan bagi UMKM.
Dengan ditutupnya acara ini secara lancar dan meriah, Forketas Sumsel berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa guna menjaga semangat kewirausahaan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Sumatera Selatan.













