Tragis! Jalan Bergelombang Kembali Memakan Korban di Banyuasin

BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.C0.ID – Insiden maut kembali merenggut nyawa akibat kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Kali ini di alami seorang pengendara sepeda motor Revo, bernama M Sodik Nasrullah (20), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah motornya tergelincir dan terseret ke bawah roda belakang sebuah truk (Fuso). Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang bergelombang dan tidak rata.

Kasus ini terjadi di ruas jalan Palembang Betung tepatnya di KM 14, kelurahan  Sukajadi, Kecamatan talang kelapa, Kabupaten Banyuasin, pada hari Jum’at, (15/05/2026) sekira pukul 21.23 WIB. Korban tewas diketahui bernama M Sodik, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BG 4103 JBH.

Menurut keterangan petugas Unit Lakalastas Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin, korban Sodik sedang dalam perjalanan dari arah Jambi menuju Palembang. Saat tiba di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului sebuah truk Fuso dengan nomor polisi BH 8166 YZ yang dikemudikan oleh Syahrul (44).

Namun, naas bagi Sodik. Saat proses pendahuluan berlangsung, kondisi permukaan jalan yang bergelombang dan berlubang menyebabkan roda sepeda motor kehilangan keseimbangan. Motor tersebut tergelincir dan jatuh ke sisi kanan, tepat di jalur lintasan truk Fuso. Akibatnya, tubuh Sodik terseret dan masuk ke kolong roda belakang truk.

“Saat petugas datang ke TKP, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di tempat akibat luka berat di bagian kepala dan luka memar di dada,” ujar Kapolres Banyuasin, AKP Risnan Aldino,S.I.K.,M.Si melalui Kanit Laka Iptu Norman,S.H saat di konfirmasi awak media

Penanganan Korban dan Penahanan Sopir

Petugas Lakalantas Polres Banyuasin mengamankan TKP. Jenazah M Sodik kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit untuk keperluan visum et repertum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, sopir truk Fuso, Syahrul, telah diamankan oleh petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian. Pihak kepolisian juga akan memeriksa kelengkapan surat kendaraan serta kondisi teknis kedua kendaraan.

Sorotan Terhadap Kondisi Jalan

Insiden ini kembali menyulut protes warga terhadap buruknya kondisi jalan di wilayah tersebut. Warga mengeluh bahwa jalan yang bergelombang dan minim penerangan sering kali menjadi “jebakan” bagi pengendara, terutama saat malam hari atau saat cuaca kurang mendukung.

“Kami sudah berulang kali melaporkan kerusakan jalan ini. Jika tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin korban akan terus berjatuhan,” ungkap Badrun

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Selatan belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana perbaikan titik rawan kecelakaan tersebut. Polres Banyuasin masih melanjutkan penyelidikan untuk menetapkan status hukum pengemudi truk dan menganalisis faktor penyebab utama kecelakaan.

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *