OI  

Sosialisasi Pencegahan Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad 2026 Edukasi Warga Teluk Kecapi Ogan Ilir

OGAN ILIR, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Memasuki musim hujan, intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Ogan Ilir mulai menurun.

Namun fenomena tersebut dirasa masih menimbulkan ancaman persebaran titik api.

Oleh karenanya, Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 2026 menggelar sosialisasi penanganan Karhutla di Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.

Selaku narasumber, Mayor Inf Robert Pakpahan mengatakan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan masyarakat terhadap pencegahan Karhutla.

“Keterlibatan masyarakat perlu didorong agar lebih aktif dalam upaya pencegahan Karhutla, khususnya di Desa Teluk Kecapi,” kata Robert dalam paparannya, Kamis (5/11/2026).

Dilanjutkannya, Karhutla selain mengakibatkan kerusakan lingkungan, juga berdampak pada kesehatan, aktivitas sosial dan ekonomi.

Selama ini faktor Karhutla baik itu unsur kesengajaan maupun kelalaian.

Baik itu dilakukan perseorangan maupun perusahaan.

Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Jadi kami menekankan kesadaran individu kita semua untuk peduli terhadap lingkungan,” pesan Robert.

Mengingat upaya penanggulangan Karhutla bukan hanya tugas tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni maupun lembaga terkait.

Namun juga memerlukan sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat.

Di samping penyuluhan pencegahan Karhutla, apresiasi diberikan kepada Kodim 402/OKI-OI beserta jajaran dan pemerintah daerah.

Berkat dukungan dan sambutan yang diberikan, kegiatan penyuluhan dapat terlaksana dengan baik.

“Sekali lagi, diharapkan partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam menciptakan lingkungan yang terbebas dari ancaman Karhutla,” tegas Robert.

Penulis: AgEditor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *