Wujudkan Generasi Emas, Wakil Bupati Netta Indian Buka Gerakan “PAHAT SIPIRNA” untuk Edukasi Gizi Seimbang di Banyuasin

PANGKALAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS CO ID – Dalam upaya mendorong pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta menggalakkan konsumsi pangan lokal, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Gerakan Pangan Sehat Isi Piringku Berwarna (PAHAT SIPIRNA). Acara yang berlangsung khidmat namun ceria ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Banyuasin III pada Kamis (25/5/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P. Dalam sambutannya, Wabup Netta menegaskan bahwa edukasi gizi sejak usia sekolah merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai stunting dan menciptakan sumber daya manusia unggul.

“Kunci dari tubuh yang sehat dan cerdas bukanlah makanan yang mahal, melainkan makanan yang beragam dan seimbang. Lewat PAHAT SIPIRNA, kita ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa hidup sehat itu mudah dan bisa memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” ujar Netta Indian.

Konsep “Isi Piringku Berwarna”

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, yang diwakili oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Eko Ferry Setiawan, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa konsep “Isi Piringku Berwarna” dirancang untuk mengajarkan anak-anak mengonsumsi beragam jenis pangan—mulai dari karbohidrat, protein, sayur, hingga buah—sesuai dengan proporsi ideal.

Metode edukasi yang diterapkan bersifat interaktif dan menyenangkan. Dipandu oleh narasumber Ibu Lasmi Yamin, para siswa diajak mempraktikkan cara menyusun isi makanan sehat dalam piring menggunakan alat peraga berwarna-warni. Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka berebut maju untuk mencoba menyusun piring sehat versi mereka sendiri. Sesi tanya jawab juga berlangsung hangat, menambah pemahaman siswa tentang pentingnya prinsip B2SA.

Dukungan Sekolah dan Kebahagiaan Siswa

Kepala SMP Negeri 1 Banyuasin III, M. Taufik, mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan dapat mendorong siswa untuk membiasakan pola makan sehat tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah bersama orang tua.

“Melalui metode edukasi interaktif, para siswa dikenalkan pada berbagai jenis pangan lokal yang kaya nutrisi. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran gizi anak sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal,” kata M. Taufik.

Keceriaan puncak terjadi di akhir acara ketika setiap siswa menerima paket makanan sehat berisi nasi, lauk-pauk, buah, sayur, dan minuman bergizi, serta souvenir botol minum. Senyum merekah di wajah mereka menjadi bukti bahwa edukasi gizi dapat dikemas secara menarik dan meninggalkan kesan positif.

Sidak Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Usai membuka acara, Wakil Bupati Netta Indian menyempatkan diri melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga menyapa langsung siswa-siswi yang tengah belajar di dalam ruang kelas. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Banyuasin tersebut disambut dengan raut semangat dan sumringah dari para pelajar, menunjukkan tingginya antusiasme mereka terhadap program-program peningkatan kesejahteraan dan kesehatan yang digulirkan Pemkab Banyuasin.

Dengan adanya kegiatan seperti PAHAT SIPIRNA, diharapkan kesadaran masyarakat Banyuasin, khususnya kalangan pelajar, terhadap pentingnya gizi seimbang dan pangan lokal terus meningkat, guna mendukung terwujudnya Kabupaten Banyuasin yang sehat dan berdaya saing.

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *