BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., memimpin langsung panen raya padi dengan Indeks Pertanaman 200 (IP200) di kawasan persawahan Desa Srimulyo, Kecamatan Air Salek, pada Senin (25/5/2025). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Panen IP200 menandakan keberhasilan para petani dalam menerapkan pola tanam intensif, yaitu dua kali tanam dalam satu tahun. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan hasil produksi padi di lahan yang ada. Langkah ini sejalan dengan status Banyuasin sebagai daerah dengan penghasil Gabah Kering Giling (GKG) terbesar kedua secara nasional dan penghasil beras terbesar nomor satu di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani yang terus bekerja keras menjaga produktivitas meski menghadapi berbagai tantangan cuaca dan ekonomi. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya padi, tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Banyuasin.
“Keberhasilan panen padi IP200 ini menunjukkan bahwa Banyuasin memiliki potensi luar biasa sebagai lumbung pangan. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui bantuan sarana pertanian, peningkatan infrastruktur irigasi, serta pendampingan teknis kepada petani,” ujar Bupati saat berdialog langsung dengan para petani dan penyuluh pertanian di lokasi.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi. Untuk mendukung peningkatan indeks pertanaman dan stabilitas produksi, Pemkab Banyuasin secara aktif mengusulkan pembangunan infrastruktur penunjang, seperti jalan usaha tani dan jembatan, melalui proposal ke kementerian terkait serta DPR/MPR RI.
“Kita dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Sumatera Selatan bahkan nasional. Kita harus tetap semangat dan kompak untuk menjadikan Banyuasin semakin terdepan, dan bisa lebih meningkat lagi produksinya,” tambah Askolani.
Acara panen raya ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Banyuasin, Arisa Lahari, S.H., serta unsur Forkopimda Banyuasin.Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Sarip, S.P., M.M, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP, Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M, Plt. Kepala Dinas PMD, Meri Hasan, S.E., M.Si., Kepala Inspektorat, Drs. Alamsyah Rianda, M.Si, Kepala BPBD, Reza Agust Perdana, S.E., M.Si. dan dari Dinas Kesehatan, dr. Indah Deryane, M.Kes.
Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan perhatian serius Pemkab Banyuasin terhadap sektor agraria. Para penyuluh pertanian dan kelompok tani setempat juga antusias menyambut panen ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang melimpah dan harga yang stabil.
Dengan suksesnya implementasi IP200 di Air Salek, Pemkab Banyuasin optimis dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan posisinya sebagai kontributor utama ketahanan pangan nasional.













