KUALA PUNTIAN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan anak dan mencegah penyebaran penyakit menular, Posyandu Desa Kuala Puntian menggelar kegiatan imunisasi massal yang menyasar anak balita berusia 9 hingga 59 bulan. Kegiatan ini juga dirangkai dengan layanan kesehatan terpadu bagi ibu hamil dan lansia.
Kegiatan yang berlangsung di rumah kades Kuala Puntian, Senin (25/5/2026) ini dihadiri oleh ratusan warga. Antusiasme tinggi terlihat dari para orang tua yang membawa putra-putrinya untuk mendapatkan suntikan vaksin, serta ibu hamil dan lansia yang memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis.
Kepala Desa Kuala Puntian, Rhandy Fiqih Alamsyah,M.I.Kom menjelaskan bahwa pemberian imunisasi pada rentang usia 9–59 bulan merupakan langkah strategis untuk memastikan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit Campak dan Rubella. Kedua penyakit ini sangat menular dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, radang otak, hingga cacat lahir jika menyerang ibu hamil.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Desa Kuala Puntian yang luput dari imunisasi. Dengan cakupan yang luas mulai dari bayi 9 bulan hingga anak usia dini (59 bulan), kami berharap herd immunity atau kekebalan kelompok di desa kita semakin kuat,” ujarnya.
Selain imunisasi untuk balita, Posyandu Desa Kuala Puntian juga menyediakan layanan komprehensif untuk dua kelompok rentan lainnya:
1. Ibu Hamil: Melakukan pemeriksaan kehamilan rutin, pengukuran tekanan darah, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), serta konsultasi gizi untuk mencegah stunting sejak dalam kandungan.
2. Lansia: Melakukan skrining kesehatan dasar seperti pengecekan tensi, gula darah, dan asam urat, serta pemberian vitamin untuk menjaga kebugaran di usia senja.
Petugas kesehatan dari Puskesmas kecamatan Tanjung Lago bersama kader Posyandu melakukan skrining ketat sebelum pemberian vaksin. Anak-anak yang sedang demam atau sakit berat ditunda terlebih dahulu hingga kondisinya membaik. Edukasi mengenai efek samping ringan pasca-imunisasi, seperti demam rendah atau kemerahan di lokasi suntikan, juga disampaikan kepada para orang tua.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kuala Puntian berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kesehatan dasar. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga medis, dan kader Posyandu diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) serta mendukung penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Warga dihimbau untuk selalu memantau jadwal Posyandu bulanan dan aktif berpartisipasi demi kesehatan keluarga dan lingkungan yang lebih baik.













