BANYUASIN – Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rejodadi, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Insiden tragis ini terjadi pada Senin (29/6/2026).
Korban diketahui bernama Amri (50). Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam truk bernomor polisi B 9653 SCP yang sedang mengantre solar. Diduga kuat, kematian Amri disebabkan oleh kelelahan fisik yang fatal setelah berjam-jam menunggu giliran untuk mengisi BBM.
Petugas dan warga sekitar segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Sembawa untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti kondisi antrean panjang BBM solar yang kerap terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Banyuasin, termasuk di kawasan Simpang Limau dan Pangkalan Balai beberapa waktu terakhir. Para sopir truk sering kali harus menghabiskan waktu berhari-hari di jalan atau di area SPBU demi mendapatkan pasokan solar untuk operasional kendaraan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut. Keluarga korban telah dihubungi untuk proses selanjutnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan tidak memaksakan diri saat berada dalam situasi antrean yang melelahkan.













