Kakan Kemenag Banyuasin Panen Perdana Mangga di Kebun Ekoteologi MAN 1 Banyuasin Jilid I

Kakan Kemenag Banyuasin, Dr M Badrut Tamam, M.Si di dampingi Kasubbag TU H Iskandar,S.Ag.,M.Si dan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuasin menunjukkan Buah hasil panen.

BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Banyuasin, Dr M Badrut Tamam, M.Si melaksanakan kegiatan panen perdana buah mangga di Kebun Ekoteologi MAN 1 Banyuasin Jilid I. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mewujudkan program madrasah berbasis lingkungan (Green Madrasah) yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pelestarian alam.

Panen perdana tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyuasin, yang didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Yusmidar,SE, Kasubbag TU, H Iskandar,S.Ag.,M.H.I, Kemenhaji, H Suganda.S.Ag.,M.H.I serta Kepala MAN 1 Banyuasin.

Junaidi,S.Pd.I.,M.Pd.I. mengatakan Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inovasi pendidikan karakter dan lingkungan yang diterapkan di madrasah negeri tersebut.

Kebun Ekoteologi MAN 1 Banyuasin Jilid I merupakan bagian dari gerakan strategis untuk menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa menjaga kelestarian alam adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi. Melalui perawatan pohon buah seperti mangga, siswa tidak hanya belajar aspek biologis, tetapi juga menghayati makna syukur atas rezeki Allah SWT.

“Panen perdana ini adalah bukti nyata dari kerja keras warga madrasah. Dalam konsep ekoteologi, kita diajarkan bahwa manusia harus memakmurkan bumi, bukan merusaknya. Hasil panen ini nantinya akan dinikmati bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur,” ujar Junaidi saat mendampingi rombongan Kemenag.

Sementara itu, Kasubbag TU Kemenag Banyuasin, H Iskandar,S.Ag.,M.Si menyatakan bahwa program kebun ekoteologi ini akan terus dikembangkan dan diharapkan dapat menjadi percontohan bagi madrasah lain di wilayah Banyuasin. “Kami berharap kebun ini tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga mencetak generasi yang peduli lingkungan, berakhlak mulia, dan mandiri,” tambahnya.

Suasana panen berlangsung meriah dan penuh suka cita. Para siswa, guru, dan pejabat tampak antusias memetik buah mangga yang telah matang. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan madrasah serta menjadi media pembelajaran praktis bagi peserta didik.

 

Penulis: Deni AriantoEditor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *