Askolani dan Slamet Terima Kunjungan BPKP Provinsi Sumsel
1 min read

Askolani dan Slamet Terima Kunjungan BPKP Provinsi Sumsel

BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Bupati Banyuasin H Askolani SH MH Didampingi Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono SH menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan BPKP Sumsel Buyung Wiromo Samudro di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin Senin (24/05/2021).

Dalam kesempatan ini Askolani mengucapkan terima kasih kepada masukan dan bimbingan yang sudah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten selama ini, dengan harapan hasil yang didapat bisa di implementasikan guna peningkatan kinerja, untuk memperbaiki semuanya.

“Kami bertekad ingin ada perbaikan semua sektor pelaksanaan perencaan dan pengawasan, yang ada di Kabupaten Banyuasin, Alhamdulillah bertahap sudah ada perubahan meskipun belum memuaskan baik di bidang pelayanan pembangunan, maupun konteks keuangan negara,” ucapnya

Dirinya juga berharap, saat ini dan ke depan Banyuasin agar selalu didampingi BPKP agar menjadi makin baik lagi.

“Kemajuan Banyuasin menjadi tanggung bersama dalam melakukan pengawasan internal lingkungan daerah. Harapan kami bisa menjadi contoh untuk kab/kota lain khususnya yang ada di Sumsel ini,” harapnya.

Sementara itu BPKP Perwakilan Sumsel Buyung Wiromo Samudro mengatakan, tugas BPKP melakukan pengawasan dan menyampaikan hasil pengawasan yang sudah didapatkan.

“Tujuan hadirnya BPKP ini, lanjut dia, merupakan bagaimana mencapai akuntabilitas kinerja sesuai dengan visi misi Bupati, selain masukan pandangan dan konsultasi pengawasan. Ke depan juga kita akan membangun sistem pengendalian internal pemerintah, kita melakukan standar minimal agar ada peningkatan sistem pengendalian,” ucapnya.

Lebih lanjut Buyung juga mengucapkan terima kepada Bupati dan Wabup yang telah menberikan kepercayaan kepada BPKP untuk pengawasan dan arahan, BPKP akan mengawasi sebaik baiknya Untuk kemajuan banyuasin.

“Insyaallah kepercayaan yang diberikan akan dijalankan dengan kinerja yang baik. Kami juga selalu mengingatkan jika memang ada yang kurang sesuai, dengan cara menunjukkan resiko-resiko yang bakal timbul walaupun sekecil apapun, agar terhindar dari resiko yang akan ditimbulkan,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *