OGAN ILIR, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pemkab Ogan Ilir menyambut panen perdana melon varietas Inthanon yang ditanam warga Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya.
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar beserta jajaran memanen langsung buah yang ditanam dalam sebuah screen house itu.
Tampak melon varietas Inthanon memiliki kulit kuning dengan jaring cantik, daging hijau muda lembut serta rasa yang manis dan segar.
Setelah mencicipi dan mengangkat jempol pertanda menikmati buah, Panca menyebut melon varietas Inthanon ini ideal untuk dijual di supermarket.
“Tinggal bagaimana demand (permintaan konsumen) terhadap buah ini. Dan untuk penjualan jangan lewat tengkulak,” kata Panca di sela panen melon, Senin (8/9/2025).
Panca pun menginstruksikan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM untuk mengawal distribusi buah melon ke supplier.
Tujuannya agar petani mendapatkan harga yang sesuai atas kualitas barang yang dihasilkan.
“Ke depan apabila permintaan tinggi, akan kita dorong untuk peningkatan produksi melon. Bisa dijual ke supermarket yang ada di Palembang,” ujar Panca.
Untuk itu, selain kualitas buah, pengemasan juga perlu diperhatikan oleh para petani.
Panca ingin melon varietas Inthanon dikemas dengan menonjolkan nuansa khas Ogan Ilir.
“Jadi buah asal Ogan Ilir bisa jadi ikon jualan juga untuk produk buah yang ada di Sumsel,” ucap Panca.
Melon varietas Inthanon ditanam oleh Kelompok Tani Sungai Buntu yang dipimpin oleh seorang pria bernama Santoso.
Dijelaskan Santoso, butuh waktu 70 hari masa tanam mulai dari penyemaian hingga panen.
Varietas buah yang berasal dari Thailand ini memiliki harga pasaran di kisaran Rp 35 ribu per kilogram, berbanding Rp 10 ribu untuk buah yang sama dengan varietas lain.
“Dari segi harga lebih menjanjikan,” ujar Santoso.
Agar pertumbuhan lebih ideal, melon varietas Inthanon ditanam di dalam screen house.
“Tujuannya membatasi terpapar langsung sinar matahari, mencegah hama. Memang belum dicoba ditanam di lahan terbuka,” jelas Santoso.













