PANGKALAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., menyampaikan Nota Pengantar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuasin Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin. Penyampaian ini merupakan bagian dari mekanisme akuntabilitas publik dan pengawasan legislatif terhadap kinerja eksekutif selama satu tahun pemerintahan, Senin (06/04/2026)
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais, S.M, ini dihadiri oleh seluruh anggota dewan, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Wabup Netta menekankan bahwa LKPJ TA 2025 disusun berdasarkan data realisasi anggaran dan capaian kinerja indikator utama yang telah diverifikasi secara internal.
“Alhamdulillah, pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah berhasil melaksanakan berbagai program pembangunan dengan tingkat serapan anggaran yang optimal. Fokus utama kami tahun lalu adalah penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca-pandemi,” ujar Wabup Netta di hadapan sidang paripurna.
Capaian Utama Tahun 2025
Dalam paparannya, Wabup Netta menyoroti beberapa capaian strategis,
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin berhasil mencatat berbagai capaian positif pada indikator makro ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Evaluasi dan Tanggung
Meski banyak capaian positif, Wabup Netta juga secara transparan menyampaikan tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan fiskal akibat fluktuasi dana transfer pusat, serta kebutuhan percepatan adaptasi teknologi dalam birokrasi. “Kami menyadari masih ada kekurangan dalam koordinasi antar-instansi dan kecepatan respons terhadap keluhan masyarakat di beberapa titik. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi serius untuk perbaikan di tahun anggaran berikutnya,” akunya.
Wabup Netta juga menegaskan bahwa LKPJ ini bukan sekadar dokumen pertanggungjawaban keuangan, melainkan cerminan komitmen Pemkab Banyuasin untuk melayani rakyat dengan integritas. “Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memiliki dampak nyata. Kami membuka diri seluas-luasnya untuk kritik dan saran konstruktif dari DPRD demi kemajuan Banyuasin,” tambahnya.













