Hati-hati Kalau Main Ke Alun-alun Pangkalan Balai, Ada “Ranjau'” 

MULYA AGUNG, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Alun-alun adalah Taman yang didirikan pemerintah kabupaten Banyuasin untuk masyarakat. Taman yang dibangun pemerintah sangat rapi dan teratur, tapi pengunjung mesti hati-hati karena ada ‘ranjau’ yang mengintai.

Bangunan yang indah dengan permainan anak-anak, beragam kuliner bisa Anda jumpai, di alun-alun ini juga menjadi tempat kegiatan hiburan dan kegiatan pasar malam. Di taman kota berdiri juga taman lainnya seperti taman Srikandi, Alun-alun Pangkalan Balai

Tapi sayang keberadaan taman tersebut tidak terawat dengan baik. Rumputnya tinggi, lantainya ditumbuhi lumut, atapnya yang rusak, dan bangunan musolah pintunya terbuka tanpa perawatan,  yang lebih lebih parahnya lagi ada “Ranjau”

Ranjau yang dimaksud adalah baut bekas bongkaran lampu taman yang dibiarkan terbuka tanpa pengaman dan tanda peringatan. Baut tersebut siap melukai pengunjung taman kota. Pengelola taman kota sepertinya tidak peduli dengan kondisi yang ada.

Saat dikonfirmasi awak media kepada Plt Kepala Dinas Disporapar kabupaten Banyuasin, Sirojudin.S.Sos.,M.Si menyampaikan rencana akan “membungkus” baut bekas tiang lampu hias tersebut.

Pernyataan ini memicu kemarahan publik. Pasalnya solusi tersebut dianggap tidak sebanding dengan resiko yang mengintai pengunjung taman kota.

Membungkus bukan menyelesaikan masalah, karena taman kota merupakan ruang publik yang harus dijaga dan di pelihara oleh dinas yang terkait bukan membiarkan tanpa pemeliharaan dan perawatan dengan baik.

Seharusnya ditangani secara menyuruh, jika tidak alun-alun kota akan berubah dari ruang rekreasi menjadi lokasi yang membahayakan pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *