RKP 2027: Bupati Askolani Tekan Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Banyuasin

PALEMBANG, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Dalam rangka mendorong kebijakan pemerataan pembangunan nasional, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH., secara tegas menekankan prioritas pada percepatan pembangunan infrastruktur dan optimalisasi kawasan transmigrasi di wilayah Kabupaten Banyuasin. Penekanan ini disampaikan Bupati saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 di Palembang, yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat dan daerah se-Sumatera Selatan, Selasa (14/04/2026)

Bupati Askolani menyatakan bahwa Kabupaten Banyuasin siap menjadi garda terdepan dalam melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk bekerja secara handal, terampil, dan cerdas. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah dengan menjadikan kawasan transmigrasi bukan hanya sebagai tempat pemukiman, tetapi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi.

“Kita memiliki luas lahan transmigrasi yang sangat potensial. Namun, potensi ini tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, dalam RKP 2027 nanti, kami mendesak agar ada alokasi khusus dan kebijakan afirmatif untuk pembangunan jalan usaha tani, irigasi, dan konektivitas digital di kawasan-kawasan transmigrasi seperti Telang dan Karang Agung Ilir,” ujar Bupati Askolani.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Bupati Askolani juga telah secara langsung menemui Menteri Transmigrasi RI untuk mengajukan usulan pengembangan kawasan transmigrasi di Banyuasin. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen dukungan pusat untuk memperkuat fasilitas pendukung di kawasan tersebut, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para transmigran dan masyarakat sekitar.

Transmigrasi sebagai Lumbung Pangan dan Energi

Bupati Askolani menjelaskan bahwa visi pengembangannya sejalan dengan program ketahanan pangan dan energi nasional. Kawasan transmigrasi di Banyuasin diharapkan dapat dikembangkan menjadi sentra agribisnis modern, termasuk untuk produksi bahan baku biofuel (seperti kelapa sawit berkelanjutan) dan tanaman pangan strategis.

“Dengan infrastruktur yang baik, kita bisa menarik investasi hilirisasi pertanian ke kawasan transmigrasi. Ini akan menciptakan lapangan kerja, mengurangi urbanisasi, dan memeratakan ekonomi hingga ke pelosok desa. Ini adalah wujud keadilan pembangunan yang kita perjuangkan,” tambahnya.

Dukungan Terhadap Instruksi Presiden

Dalam sambutannya, Bupati Askolani juga menegaskan kesiapan aparatur Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto. “Kita siap kerja handal, terampil, dan cerdas. Tidak ada lagi kata lambat atau birokrasi yang berbelit. Semua harus bergerak cepat untuk melayani rakyat dan membangun daerah,” tegasnya.

Dengan fokus yang jelas pada infrastruktur dan kawasan transmigrasi, Kabupaten Banyuasin berharap dapat menjadi model keberhasilan pemerataan pembangunan di Sumatera Selatan, sekaligus berkontribusi signifikan terhadap target nasional dalam ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *