BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Warga di Dusun II, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di perairan sungai Musi dekat Dermaga PT Asrigita Prasarana. Penemuan ini terjadi pada Jum’at, (15/05/2026) Pagi sekira pukul 06.30 WIB, dan langsung memicu kerumunan warga serta laporan ke pihak berwajib.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengapung tidak jauh dari dermaga milik perusahaan pembangkit listrik tersebut. Berdasarkan pengamatan awal di lokasi, korban diduga merupakan laki-laki dewasa. Namun, hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui karena tidak adanya kartu identitas atau tanda pengenal lain yang melekat pada tubuh korban.
Kronologi Penemuan
Salah satu saksi mata, Kemal (34) sopir ketek, menceritakan bahwa ia pertama kali melihat objek mencurigakan mengapung di sekitar area dermaga. “Awalnya saya mau mengantarkan anak saya yang mau pergi ke sekolah menggunakan ketek, ketika melintas di dekat dermaga PT Asrigita prasarana saya melihat sesosok mayat dalam keadaan terlentang mengapung di antara Enceng gondok. Saya langsung memberitahukan kejadian itu ke petugas yang berjaga di Pos 2 Dermaga PT Asrigita prasarana yang bernama Abdul Ghoib (57), selanjutnya saya bersama Abdul Ghoib memastikan bahwa benda tersebut adalah mayat manusia. Setelah memastikan benda yang mengapung diantara Enceng gondok itu adalah mayat manusia, kemudian Abdul Ghoib melaporkan kejadian tersebut kepada wakil koordinator security melalui telpon.” ungkapnya.
Wakil koordinator security kemudian segera menindaklanjuti laporan dengan menghubungi pihak kepolisian. Setelah mendapat laporan petugas dari polsek Banyuasin I bersama Dit Polairud Polda Sumsel dan tim Basarnas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jenazah dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi posisi jenazah yang sudah membusuk.
Evakuasi dan Penyelidikan Polisi
Petugas dari Polsek Banyuasin 1, Dirpolairud Polda Sumsel dan Basarnas tiba di lokasi untuk mengamankan TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab kematian dan mengidentifikasi ciri-ciri fisik korban.
Kapolres Banyuasin melalui kapolsek Banyuasin I, Iptu Ahmad Iqbal,SH.,MH, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan atas temuan ini. “Kami sedang mendalami kronologi kejadian. Tim identifikasi akan bekerja untuk mencari tahu siapa korban ini. Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki anggota keluarga hilang agar segera melapor ke polisi untuk pencocokan data,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, motif dan penyebab kematian korban masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga memeriksa kemungkinan apakah korban merupakan korban kecelakaan tenggelam, tindak pidana, atau sebab lainnya.
Warga setempat berharap agar kasus ini dapat segera terungkap dan identitas korban dapat diketahui secepatnya agar dapat diserahkan kepada keluarganya.













