Pastikan Keberangkatan 176 JCH 1447 H/2026 Optimal, Kabag Kesra Banyuasin Sashadiman Ralibi Pimpin Rapat Koordinasi Intensif

PANGKALAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mematangkan persiapan untuk memastikan keberangkatan 176 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H/2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) khusus yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Banyuasin, pada Kamis, (16/04/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Banyuasin, Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si.

Dalam rapat yang dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuasin, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Polresta Banyuasin, serta pihak terkait lainnya, Sashadiman Ralibi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menyatakan bahwa pelayanan terhadap jamaah haji bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan kewajiban bersama untuk memberikan pelayanan prima bagi tamu Allah.

“Kita harus memastikan tidak ada celah kesalahan dalam persiapan ini. Mulai dari kelengkapan dokumen, kondisi kesehatan jamaah, hingga logistik selama di asrama embarkasi dan di Tanah Suci, semua harus terkoordinasi dengan baik. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati sangat menaruh perhatian penuh terhadap kesejahteraan jamaah kita,” ujar Sashadiman Ralibi dalam arahannya.

Fokus pada Kesehatan dan Kelengkapan Dokumen

Salah satu poin utama yang dibahas dalam rakor adalah finalisasi pemeriksaan kesehatan jamaah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, dr. Indah Deryane, M.Kes melaporkan bahwa seluruh JCH telah menjalani medical check-up tahap akhir. Bagi jamaah dengan risiko tinggi (risti), telah disiapkan pendampingan medis khusus dan obat-obatan yang memadai.

Selain itu, verifikasi kelengkapan paspor, visa, dan tiket penerbangan juga menjadi agenda krusial. Perwakilan Kemenag Banyuasin memastikan bahwa data jamaah telah sinkron dengan sistem Kementerian Agama Pusat, sehingga proses boarding di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dapat berjalan tanpa hambatan.

Sementara Kepala Kantor Kementerian agama bidang Haji dan Umroh Banyuasin, H. Ganda Riawan, M.Si, menyampaikan bahwa seluruh perlengkapan dan dokumen jamaah telah dipersiapkan dengan baik. Dari total jamaah, terdiri dari 75 laki-laki dan 101 perempuan.

“Secara umum, kesiapan jamaah sudah sangat baik, baik dari sisi administrasi maupun perlengkapan. Untuk kesehatan juga sudah dikoordinasikan bersama RSUD,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jamaah Banyuasin akan tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), termasuk kloter 1, kloter 2, dan kloter 10, serta terdapat jamaah cadangan. Sementara itu, Petugas Haji Daerah (PHD) Banyuasin berjumlah tiga orang.

Koordinasi Keamanan dan Logistik

Sashadiman Ralibi juga menginstruksikan Polresta Banyuasin untuk meningkatkan patroli dan pengamanan di area pemukiman jamaah serta jalur menuju bandara. “Keamanan dan ketertiban adalah kunci kenyamanan. Kita ingin keluarga jamaah merasa tenang saat melepas anggota keluarganya berangkat,” tambahnya.

Terkait logistik, Pemkab Banyuasin juga berkoordinasi untuk memastikan distribusi koper haji, seragam, dan bekal awal telah diterima oleh seluruh jamaah tepat waktu. Sosialisasi mengenai tata tertib selama di Arab Saudi dan penggunaan aplikasi teknologi haji juga digencarkan agar jamaah tidak gagap teknologi.

Kesiapan Mental dan Spiritual

Selain aspek administratif dan fisik, aspek mental dan spiritual juga mendapat perhatian. Sashadiman Ralibi mengajak seluruh jajaran terkait untuk memberikan motivasi dan dukungan moral kepada para jamaah. “Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang berat secara fisik. Dukungan moril dari pemerintah daerah sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya rakor ini, Pemkab Banyuasin optimis bahwa ke-176 (atau jumlah sesuai data real) JCH asal Banyuasin dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk, selamat, dan pulang membawa gelar haji yang mabrur. Pemkab juga telah menyiapkan tim penyambut kepulangan jamaah untuk memastikan proses reintegrasi sosial berjalan khidmat.

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *