BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin menunjukkan kepedulian sosial dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah massal. Kegiatan yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin ini berlangsung pada Senin (21/04/2026).
Kehadiran jajaran Kejari Banyuasin dalam agenda yang digelar oleh instansi pemasyarakatan ini menjadi simbol kuat sinergitas antar lembaga penegak hukum dan instansi terkait di Kabupaten Banyuasin. Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian Pembinaan, Kadek Agus Dwi Hendrawan, S.H., beserta sejumlah staf dan pegawai lainnya.

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial
Partisipasi Kejari Banyuasin tidak hanya sekadar memenuhi undangan, melainkan sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial institusi adhyaksa terhadap kebutuhan masyarakat. Stok darah yang cukup merupakan kebutuhan vital bagi pelayanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat medis.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antar instansi serta wujud kepedulian sosial kami dalam membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kadek Agus Dwi Hendrawan saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan bahwa selain manfaat kesehatan bagi para pendonor, kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan dan koordinasi antara Kejari Banyuasin dengan Kantor Imigrasi, Lapas, dan instansi lain di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM.

Suasana Kondusif dan Tertib
Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai instansi, termasuk pegawai Lapas, Rutan, serta perwakilan dari Kejari Banyuasin. Proses pengambilan darah berlangsung dengan tertib, lancar, dan dalam suasana yang aman serta kondusif, dengan pengawasan ketat dari tim medis Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.
Dengan adanya kolaborasi seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas, khususnya aparatur sipil negara, untuk rutin mendonorkan darah demi kemanusiaan. Peringatan HBP ke-62 tahun ini pun dinilai lebih bermakna dengan adanya aksi nyata berupa bakti sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.













