Di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran, Pemerintah Desa Kuala Puntian Tetap Salurkan BLT Dana Desa untuk Warga Terdampak 

KUALA PUNTIAN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Meskipun tahun anggaran 2026 ditandai dengan kebijakan efisiensi alokasi Dana Desa yang cukup signifikan akibat penyesuaian postur anggaran nasional, Pemerintah Desa Kuala Puntian, Kecamatan Tanjung Lago, kabupaten Banyuasin berkomitmen penuh untuk tetap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Kepala Desa Kuala Puntian, Rhandy Fiqih Alamsyah,M.I.Kom menegaskan bahwa meski total pagu Dana Desa mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, pos anggaran untuk perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikurangi.

“Kami menyadari adanya instruksi efisiensi di berbagai pos belanja desa, seperti penghematan untuk kegiatan seremonial atau pembangunan fisik yang kurang mendesak. Namun, bagi kami, nasib warga yang terdampak ekonomi dan masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah harga mati. BLT harus tetap cair,” ujar kades yang akrab di panggil Rhandy saat ditemui di Balai Desa, Rabu (22/04/2026)

Berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes) khusus validasi data yang digelar awal bulan ini, pihak desa melakukan penyaringan ulang secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Dari tahun sebelumnya sebanyak 31 keluarga, akhirnya ditetapkan sebanyak 27 KPM yang benar-benar memenuhi kriteria kemiskinan ekstrem, kehilangan mata pencaharian, atau memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas berat.

“Efisiensi bukan berarti menghentikan bantuan, melainkan mengoptimalkan setiap rupiah yang ada. Kami memangkas pos-pos yang kurang prioritas agar dana tersebut bisa dialihkan untuk menjamin tersalurkannya BLT sebesar Rp100.000 per bulan bagi setiap KPM,” tambah Rhandy.

Proses penyaluran tahap pertama untuk periode Januari, Pebruari, Maret 2026 dengan pengawasan ketat dari perangkat desa dan perwakilan BPD. Para penerima tampak antusias dan mengucapkan syukur karena bantuan ini sangat membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga bahan pangan.

Pemerintah Desa Kuala Puntian akan terus memantau kondisi ekonomi warganya, sembari terus berupaya mencari sumber pendapatan asli desa (PADes) tambahan untuk menutupi kekurangan anggaran operasional akibat efisiensi tersebut.

(Redaksi)

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *