Memasuki Usia Emas, DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi Ke-80 Provinsi Sumatera Selatan

PALEMBANG, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Provinsi Sumatera Selatan yang ke-80. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Senin (18/05/2026) ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang provinsi serta komitmen untuk melanjutkan pembangunan menuju Sumsel yang lebih maju dan berdaya saing global.

Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Sumsel, Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Gubernur, serta jajaran Forkopimda Provinsi. Kehadiran para tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan juga turut meramaikan acara yang bertema “Sumsel Emas: Sinergi Membangun Negeri” tersebut.

Refleksi 80 Tahun Pembangunan

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie dalam sambutannya, menekankan bahwa usia 80 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan bukti ketahanan dan resilience masyarakat Sumsel dalam menghadapi berbagai dinamika sejarah, mulai dari era perjuangan kemerdekaan, masa pembangunan Orde Baru, hingga tantangan era otonomi daerah dan digitalisasi saat ini.

“Delapan dekade Provinsi Sumatera Selatan berdiri telah melahirkan banyak capaian strategis. Dari infrastruktur dasar hingga transformasi ekonomi berbasis hilirisasi sumber daya alam. Rapat paripurna hari ini adalah bentuk syukur kita sekaligus evaluasi diri untuk melangkah ke abad berikutnya dengan fondasi yang lebih kuat,” ujar Ketua DPRD Sumsel.

Dalam amanatnya, Legislatif Sumsel juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal “Sriwijaya” yang menjunjung tinggi toleransi, gotong royong, dan keterbukaan, sebagai modal sosial dalam menghadapi persaingan global.

Visi Menuju Satu Abad

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang hadir memberikan keterangan atau sambutan, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif DPRD dalam mengawal kebijakan pembangunan selama lima tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa memasuki usia ke-80, fokus pembangunan Sumsel akan semakin diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan ekonomi antar-wilayah, dan pemanfaatan teknologi hijau.

“Kita tidak boleh terlena dengan sejarah kejayaan masa lalu. Sumsel harus bertransformasi. Di usia ke-80 ini, kita targetkan Sumsel menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Indonesia bagian barat, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya,” kata Gubernur.

Rekomendasi Strategis DPRD

Melalui Rapat Paripurna Istimewa ini, DPRD Provinsi Sumsel juga membacakan rekomendasi strategis yang ditujukan kepada Eksekutif, antara lain:

1. Penguatan Infrastruktur Digital: Mempercepat pemerataan akses internet berkualitas di daerah terpencil untuk mendukung ekonomi digital.

2. Hilirisasi Pertanian & Perkebunan: Mendorong industri pengolahan hasil bumi (karet, sawit, padi) agar memiliki nilai tambah tinggi sebelum diekspor.

3. Pelestarian Budaya & Sejarah: Mengintensifkan promosi wisata sejarah Kerajaan Sriwijaya sebagai identitas utama branding pariwisata Sumsel.

4. Kesehatan & Pendidikan Gratis Berkualitas: Evaluasi dan optimalisasi program bantuan sosial agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata kenang-kenangan dari DPRD kepada Gubernur dan tamu undangan, serta doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Provinsi Sumatera Selatan di masa depan.

Peringatan Harjad ke-80 ini diharapkan dapat membangkitkan semangat optimisme seluruh elemen masyarakat Sumsel untuk bersama-sama mewujudkan visi provinsi “Sumatera Selatan Maju Terus Untuk Semua”

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *