BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Kompetisi sains dan akademik bagi siswa madrasah kembali bergulir. Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Banyuasin resmi dibuka di MAN 1 Banyuasin pada Senin (7/9/2026). Acara pembukaan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuasin, Dr. M. Badrut Tamam, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. M. Badrut Tamam menekankan pentingnya kompetisi ini sebagai wadah untuk menggali potensi terbaik siswa madrasah di Banyuasin. Ia berharap para peserta dapat bersaing secara sehat, sportif, dan mampu membawa nama baik kabupaten ke tingkat yang lebih tinggi.
“OMI bukan sekadar ajang pencarian juara, tetapi juga momen untuk mengukur kualitas pendidikan madrasah kita. Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap tenang, fokus, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian,” ujar Badrut Tamam saat membuka acara.
Pelaksanaan OMI tahun ini mencatatkan partisipasi yang sangat tinggi. Sebanyak 56 sekolah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banyuasin mengirimkan wakilnya untuk bertanding. Total ada 392 siswa yang terlibat dalam kompetisi ini, dengan rincian sebagai berikut:
* Madrasah Ibtidaiyah (MI): 75 siswa
* Madrasah Tsanawiyah (MTs): 154 siswa
* Madrasah Aliyah (MA): 163 siswa
Para siswa akan berlomba dalam berbagai bidang studi, meliputi :
1. MI : IPAS dan MTK
2. MTs : MTK, IPA dan IPS terpadu
3. MA : MTK, geografi, fisika, Ekonomi, biologi dan kimia terintegrasi sesuai dengan jenjang masing-masing.
Kepala MAN 1 Banyuasin, Junaidi, S.Pd.I.,M.Pd.I selaku tuan rumah menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan event bergengsi ini. Mulai dari fasilitas ruang ujian, keamanan, hingga konsumsi telah disiapkan sebaik mungkin untuk mendukung kenyamanan para peserta dan pendamping.
Dengan diselenggarakannya OMI ini, diharapkan dapat memicu semangat literasi dan numerasi siswa madrasah di Banyuasin, serta menjadi batu loncatan bagi mereka untuk meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.













