YOGYAKARTA, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum. resmi dilantik kembali sebagai Dekan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk periode kedua, masa bakti 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Persatuan, Lantai 3 Fakultas Filsafat, Jln. Olah Raga, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, Rabu (30/9/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., bersamaan dengan pengukuhan 18 dekan fakultas dan 1 dekan vokasi di lingkungan kampus Bulaksumur.
Prof. Siti Murtiningsih, yang akrab disapa Prof. Titiek oleh rekan sejawatnya, menjadi dekan ke-23 Fakultas Filsafat UGM sejak fakultas tersebut berdiri sebagai entitas mandiri pada Agustus 1967. Sebelumnya, fakultas ini merupakan bagian dari Fakultas Sastra Pedagogik Filsafat (SPF) yang diresmikan pada Januari 1951.
Dalam visi kepemimpinannya, Prof. Titiek mencanangkan arah strategis: “Menjadi pusat pemikiran filsafat terkemuka di Asia yang menavigasi peradaban teknologi abad ke-21 dengan kedalaman nalar dan kearifan Nusantara.”
Menghadapi tantangan zaman, Prof. Titiek menggariskan percepatan transformasi tata kelola fakultas yang mencakup berbagai inisiatif strategis. Program-program tersebut meliputi sistem arsip digital, dasbor institusi, audit beban kerja, peta jalan guru besar, penguatan unit riset, akreditasi internasional untuk program master dan doktor, serta pendirian klinik filsafat dan balai humaniora.
Selain itu, fakultas juga menargetkan peningkatan publikasi jurnal bereputasi dan indeksasi Scopus, penguatan hibah internal dan dana abadi fakultas, serta memastikan transisi kepemimpinan yang berdampak.
Sebagai pakar filsafat pendidikan, Prof. Titiek menekankan pentingnya peran filsafat dalam merespons perkembangan teknologi dan isu kontemporer. Ia mendorong agar institusi pendidikan menjadi lebih cerdas, di mana filsafat terlibat merumuskan pertanyaan sejak awal, bukan sekadar diundang di akhir untuk memberikan tanggapan.
Dalam konteks ini, Prof. Titiek mengusulkan perlunya mata kuliah lintas fakultas yang mengkaji etika kecerdasan imitasi (artificial intelligence), bioetika, dan filsafat lingkungan. Beliau juga aktif mendalami isu-isu terorisme, kekerasan media, kajian kritis video games, serta permasalahan kontemporer yang dihadapi generasi Z.
Prof. Siti Murtiningsih merupakan Guru Besar bidang Filsafat Pendidikan di Departemen Filsafat Barat, Fakultas Filsafat UGM. Beliau dikukuhkan sebagai guru besar pada Februari 2025 dengan fokus kajian pada filsafat pendidikan di era kecerdasan buatan.
Selain karier akademiknya, Prof. Titiek memiliki latar belakang aktivisme yang kuat. Di era 1990-an, beliau merupakan mantan aktivis pers mahasiswa “Pijar”. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai anggota Dewan Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Prof. Titiek adalah istri dari Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Pasca pelantikan, Rapat Senat Fakultas menggelar sambutan dan ramah tamah terbuka yang diikuti oleh civitas akademika, unsur masyarakat, dan tamu undangan. (*)













