TALANG KELAPA, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID U – Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Pernyataan ini disampaikan usai Wabup Netta menghadiri Zoom Meeting Peluncuran dan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).
Acara peresmian tingkat nasional tersebut juga dihadiri oleh jajaran tinggi negara, termasuk Ketua DPR RI, Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Pertahanan, Menko Polhukam, Menteri PPPA, Panglima TNI, Kapolri, serta para pejabat pusat lainnya. Titik fokus peresmian berada di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rawa Maju.
Di Kabupaten Banyuasin, Wabup Netta Indian hadir didampingi oleh sejumlah pejabat strategis, antara lain Danrem 044/Gapo, Dandim 0430/Banyuasin, para Babinsa, Camat Talang Kelapa, Camat Sembawa, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Kehadiran unsur TNI dan Polri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengawal ekonomi dasar masyarakat.
Strategis untuk Pemerataan Ekonomi
Dalam sambutannya, Wabup Netta menekankan bahwa Kopdes Merah Putih bukan sekadar entitas bisnis, melainkan instrumen vital untuk memperkuat ketahanan ekonomi hingga ke level akar rumput.
“Kami, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, siap mendukung penuh pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini sangat strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat desa. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di Banyuasin,” ujar Wabup Netta.
Ia berharap keberadaan koperasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi wadah ekonomi yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan, sehingga mengurangi ketergantungan warga terhadap tengkulak atau pihak luar.
Apresiasi Pusat dan Implementasi di Lapangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak. Ia menilai koperasi sebagai wujud nyata pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 tentang demokrasi ekonomi yang berkeadilan. “Koperasi adalah soko guru perekonomian kita. Melalui Kopdes Merah Putih, kita pastikan distribusi pangan stabil dan harga terjangkau bagi rakyat,” kata Menko Zulkifli.
Sementara itu, Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rawa Maju, Mujiyanto, menjelaskan operasional awal koperasinya. Saat ini, fokus utama adalah distribusi kebutuhan pokok seperti beras dan kedelai.
“Karena kita masih menggunakan modal sendiri dari pengurus dan Simpanan Pokok Wajib Anggota (SPWA), kapasitas kami masih terbatas. Saat ini, kami mengambil pasokan dari Bulog sebanyak 2 ton beras dan 1 ton kedelai per minggu. Dari total 82 anggota aktif, saat ini baru sekitar 40 orang yang telah sepenuhnya terintegrasi dalam sistem koperasi,” jelasnya.
Dengan diluncurkannya program ini secara masif, Pemkab Banyuasin menargetkan adanya percepatan pertumbuhan unit usaha baru di setiap desa, yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan asli desa melalui sisa hasil usaha (SHU) koperasi.













