Dukung 108 Pelaku UMKM, Bupati Askolani Hadiri Opening Ceremony Jambore Forketas Sumsel 2026 di CGC Onea

TALANG KELAPA, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadiri Opening Ceremony Jambore UMKM Forum Komunikasi Ekonomi Terpadu Antar Satuan (Forketas) Sumatera Selatan Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah di Citra Grand City (CGC) One, Talang Kelapa, pada Kamis (21/5/2026) ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M.

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., hadir bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., untuk memberikan semangat kepada 108 pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam jambore tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Banyuasin ini menjadi simbol komitmen daerah dalam mendorong UMKM lokal agar semakin inovatif, mandiri, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, hingga tingkat nasional dan internasional.

Pameran Produk Unggulan Banyuasin

Dalam kesempatan tersebut, stan Kabupaten Banyuasin menampilkan beragam produk unggulan khas daerah yang mendapat perhatian khusus dari pengunjung. Beberapa produk yang dipamerkan antara lain es cendol khas, berbagai olahan ikan lele seperti abon dan keripik tulang lele, serta produk kerajinan tangan seperti gerabah dan tas rajut.

Bupati Askolani menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Jambore Forketas UMKM Sumsel. Ia menilai kegiatan ini merupakan wadah strategis bagi kolaborasi, promosi, dan penguatan jejaring antar-pelaku usaha di seluruh Sumatera Selatan.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan terus mendukung pelaku UMKM agar terus tumbuh, berkembang, dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Melalui event seperti ini, kita belajar untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” ujar Bupati Askolani.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Forketas Sumsel yang telah aktif membangun ekosistem usaha yang kondusif melalui penguatan promosi dan kolaborasi bisnis.

Inovasi dan Perlindungan Konsumen

Dalam pidato pembukaannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci keberlangsungan UMKM di era digital. Ia berharap para pelaku usaha tidak hanya puas dengan kondisi saat ini, tetapi terus berkreasi menciptakan nilai tambah pada produk mereka.

Acara dilanjutkan dengan sejumlah agenda penting, termasuk Launching Aplikasi “Sumsel UMKM” yang bertujuan memudahkan akses pemasaran digital bagi pelaku usaha, serta penandatanganan Deklarasi Komitmen Pelaku UMKM Sumsel dalam Penerapan Perlindungan Konsumen. Deklarasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Forketas Sumsel, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., sebagai bentuk tanggung jawab moral pelaku usaha terhadap kepuasan dan keamanan konsumen.

Dukungan Penuh Stakeholder Terkait

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat penting, antara lain Ketua TP-PKK Sumsel, Ketua KORMI Sumsel sekaligus Dewan Pembina Forketas Sumsel, Ketua TP-PKK Palembang, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Manajemen Citra Grand City, Camat Talang Kelapa, Kepala Dinas Koperindag Banyuasin, Plt. Kepala Diskominfo-SP Banyuasin, perwakilan Bappeda, serta jajaran OPD terkait lainnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, serta fasilitas digital melalui aplikasi Sumsel UMKM, diharapkan pelaku UMKM di Banyuasin khususnya dan Sumsel umumnya dapat bangkit lebih kuat pasca-pandemi dan menghadapi tantangan ekonomi global dengan lebih percaya diri.

Penulis: Deni Arianto Editor: Deni Arianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *