PALENGAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., membuka sekaligus mengikuti kegiatan Dialog Interaktif Sinergi dan Komitmen Multi-Sektor dalam Akselerasi Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pemkab Banyuasin pada Selasa (14/7/2026) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam penanganan penyakit menular tersebut.
Dalam arahannya, Sekda Erwin Ibrahim menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular seperti AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Ia menekankan perlunya keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga unsur terkait lainnya.
“Persoalan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria membutuhkan kerja bersama. Sinergi dan komitmen lintas sektor menjadi kunci agar program yang telah direncanakan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Erwin Ibrahim.
Selain aspek sinergi institusional, Sekda juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui penerapan pola hidup sehat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus membangun kesadaran masyarakat agar menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan menjadi kebiasaan sehari-hari.
Untuk memperluas jangkauan edukasi, Erwin Ibrahim secara khusus menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Banyuasin agar lebih agresif dalam menyosialisasikan pesan-pesan kesehatan.
“Dinas Kominfo saya minta untuk terus menyosialisasikan pola hidup sehat melalui media sosial. Buat informasi dan edukasi yang mudah dipahami masyarakat sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Strategi digitalisasi informasi ini diharapkan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda, sehingga stigma terhadap penyakit tertentu dapat dikikis dan pemahaman tentang pencegahan meningkat.
Kegiatan dialog interaktif ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh kesehatan tingkat nasional dan daerah, antara lain Sekretaris Badan Eksekutif Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) Pusat, Ir. Halik Sidik Djibran; Pengurus Adinkes Pusat, Drs. Swadijan Gunadi, M.Kes; serta Ketua Adinkes Sumatera Selatan, dr. Azmi Dariusmansyah.
Hadir pula para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Kepala Desa, dan perwakilan perangkat daerah lainnya di Kabupaten Banyuasin. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan target eliminasi ATM.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah konkret antar sektor. Sekda Erwin Ibrahim menutup sambutannya dengan optimisme bahwa melalui kolaborasi yang berkesinambungan, Kabupaten Banyuasin dapat mewujudkan masyarakat yang semakin sehat, produktif, dan sejahtera.













