Dyah Witasoka, Guru Disabilitas Netra MAN 1 Banyuasin, Raih Penghargaan Guru Inspiratif Kemenag RI 2025

JAKARTA, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Puncak perayaan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 menjadi momen bersejarah dan penuh haru bagi keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuasin. Salah satu guru terbaiknya, Ibu Dyah Witasoka, M.Pd, berhasil meraih penghargaan prestisius Anugerah GTK Kemenag RI Tahun 2025 dalam kategori Guru Inspiratif yang Berjuang di Tengah Keterbatasan (Inklusif).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., di Ballroom Mandira, Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pada Sabtu, 6 Desember 2025. Acara ini juga sekaligus menjadi puncak kegiatan Do’a Guru dan Donasi Untuk Indonesia.

Ibu Dyah Witasoka, yang merupakan guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, dikenal sebagai sosok pendidik yang luar biasa. Meski menyandang disabilitas netra, keterbatasan fisik tidak pernah menghalangi dedikasinya dalam mengajar. Justru, semangat dan kegigihannya telah menjadikannya inspirasi nyata bagi para peserta didik dan rekan-rekan guru di MAN 1 Banyuasin.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua guru dan peserta didik yang percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan menginspirasi,” ujar Ibu Dyah dengan haru usai menerima anugerah.

Keberhasilan Ibu Dyah ini membuktikan bahwa kualitas, semangat, dan inovasi dalam pendidikan tidak dibatasi oleh kondisi fisik, melainkan oleh komitmen tulus seorang guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Penganugerahan ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pendidik inklusif lainnya di seluruh Indonesia. (ALF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *