BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin secara konsisten melaksanakan kegiatan pengkaderan ulama sebagai bagian dari upaya strategis mencetak generasi pemimpin agama yang mumpuni dan berwawasan luas. Agenda rutin ini digelar setiap hari Kamis dengan bimbingan langsung dari Ketua Komisi Fatwa MUI Banyuasin, Ustadz Taharudin, S.Pd.I.
Ketua Umum MUI Banyuasin, Syamsu Rihal, S.Pd.I., M.Pd.I., yang didampingi Sekretaris Umum, Kyai Adnan Abdul Somad, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah krusial untuk memperkuat kapasitas keilmuan serta kepemimpinan para calon ulama di wilayah tersebut.
“Kegiatan pengkaderan ini rutin dilakukan seminggu sekali, setiap hari Kamis. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa estafet dakwah dan keilmuan di Banyuasin terus berjalan dengan baik dan tidak terputus,” ujar Syamsu Rihal.
Dalam setiap sesinya, para peserta diajak untuk mendalami berbagai aspek penting, mulai dari fikih, tafsir Al-Qur’an, hingga pembahasan isu-isu kontemporer. Pendekatan ini bertujuan agar para kader memiliki pandangan keagamaan yang moderat, namun tetap berlandaskan pada dalil-dalil yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kehadiran Ustadz Taharudin sebagai pembimbing utama dinilai sangat vital dalam memberikan arahan yang jelas dan mendalam. Melalui pendampingan intensif ini, MUI Banyuasin berharap akan lahir ulama-ulama muda yang tidak hanya unggul secara akademis dan teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kemampuan memimpin umat dalam menghadapi dinamika tantangan zaman.
(Humas MUI Banyuasin)













