BANYUASIN, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra daerah Banyuasin. Lefin Alfito, siswa kelas XI di MAN 1 Banyuasin, berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026. Capaian ini kian istimewa mengingat latar belakang kehidupan Lefin yang harus berjuang keras tanpa kehadiran kedua orang tua.
Lefin, yang lahir di Petaling, Banyuasin, pada 11 Oktober 2010, harus menjalani hari-harinya bersama paman dan bibinya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga yang serba sederhana, Lefin justru menjadikan hal tersebut sebagai cambuk semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sumsel tersebut, Lefin berhasil menyingkirkan para kompetitor berkat penguasaan materi transportasi, etika berlalu lintas, serta kepercayaan diri yang tinggi.
“Bagi saya, prestasi adalah bentuk rasa syukur dan bakti kepada kakek-nenek yang telah membesarkan saya dengan penuh kasih sayang. Saya ingin membuktikan bahwa anak yatim piatu pun bisa bersaing, berkarya, dan berprestasi setinggi-tingginya,” ungkap Lefin saat ditemui di MAN 1 Banyuasin, Kamis (10/9/2026).
Sebelum meraih gelar juara provinsi ini, Lefin telah membangun rekam jejak prestasi yang mengagumkan di berbagai bidang, mulai dari akademik, kepramukaan, hingga seni dan kepemimpinan. Berikut adalah sejumlah prestasi membanggakan yang pernah diraihnya:
- * Bidang Keselamatan Lalu Lintas:
* Juara 1 Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas & Angkutan Jalan Tingkat Kabupaten Banyuasin (2026).
* Juara 1 Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas & Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (2026). - * Bidang Akademik & Cerdas Cermat:
* Nilai Tertinggi Kelas X.2 Semester Ganjil (2025) dan Semester Genap (2026).
* Juara 3 Lomba Cerdas Cermat Museum Sriwijaya Prov. Sumsel (2026), bersaing dengan 50 tim.
* Juara 1 Lomba Cerdas Cermat “Golden Scout” SMANDUPA BA III (2026).
* Juara 3 Lomba Debat Keluarga Mahasiswa Sedulang Setudung (KEMASS) Fair (2026).
* Juara Harapan Lomba Video Konten Literasi Dinas Perpustakaan & Kearsipan Banyuasin (2025). - * Bidang Kepemimpinan & Baris Berbaris:
* Juara 2 Lomba Teknik Baris Berbaris PGM XX (2026).
* Juara 1 Lomba Kreasi Baris Berbaris SMANDUPA BA III (2026).
* Best Favorite & Kostum SMANDUPA BA III (2026).
* Juara 2 Lomba PBB Pramuka Univ. PGRI Palembang (2025). - Bidang Kreativitas Digital * Juara 1 Lomba Desain Maskot Digital KPKK Racana Universitas PGRI Palembang (2025).
Meski kerap meraih juara di berbagai ajang, Lefin yang juga ketua OSIM dikenal rendah hati dan tidak pernah sombong, sehingga ia sangat disegani oleh guru maupun teman-temannya di sekolah.
Atas prestasinya tersebut, Lefin Alfito berhak mewakili Provinsi Sumatera Selatan ke tingkat nasional. Ia dijadwalkan berangkat ke Bogor pada 13 September 2026 bersama guru pembimbingnya, M Alfarizi, S.Pd.
Lomba tingkat nasional bertajuk “Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026” ini akan digelar di Kantor Kementerian Perhubungan, Bogor, Jawa Barat. Lefin akan bersaing dengan 17 peserta perwakilan terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala MAN 1 Banyuasin, Junaidi, S.Pd.I., M.Pd.I., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian siswanya. “Alhamdulillah, siswa MAN 1 Banyuasin berhasil mewakili Sumatera Selatan menjadi peserta pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2026. Ini adalah bukti bahwa potensi anak-anak kita sangat besar jika diberi ruang dan dukungan,” ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya.
Keberhasilan Lefin Alfito menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Banyuasin. Kisah ketekunan, kerendahan hati, dan semangat pantang menyerahnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ribuan siswa lainnya.
Pemerintah Daerah dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Pihak berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa berprestasi, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi mereka, agar talenta-talenta muda Banyuasin dapat bersinar di tingkat nasional maupun internasional.













