KOTA BENGKULU, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bengkulu menggelar diskusi strategis dan santai di Warung Kopi Palembang, Jalan Sudirman, kawasan Pintu Batu, Kota Bengkulu, pada Jumat (29/05/ 2026). Pagi
Pertemuan ini difokuskan untuk membahas kesiapan pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) PBSI Kota Bengkulu yang direncanakan akan berlangsung pada awal Juni mendatang.
Diskusi tersebut dihadiri oleh jajaran inti Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Bengkulu, termasuk Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris Umum, Bendahara, serta sejumlah pengurus lainnya. Kehadiran penuh elemen pimpinan provinsi menandakan keseriusan organisasi dalam merapikan struktur kepengurusan di tingkat kota.
Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H. Suharto, SE., MBA., yang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Organisasi, AKBP (Purn) Edi Jatmiko, S.Sos., menyampaikan bahwa tujuan utama dari Muskot kali ini adalah membentuk kepengurusan yang mampu memperkuat sistem pembinaan atlet bulutangkis di daerah.
Edi menekankan bahwa Kota Bengkulu memiliki banyak atlet potensial yang layak dikembangkan hingga ke tingkat nasional. Namun, hal ini memerlukan manajemen klub dan program latihan yang lebih terstruktur.
Pembinaan terhadap klub-klub bulutangkis harus lebih maksimal. Uji kompetensi maupun pertandingan internal idealnya dapat dilaksanakan minimal dua kali dalam satu bulan agar kemampuan atlet terus berkembang dan terpantau,” ujar Edi dalam keterangannya.
Terkait suksesi kepemimpinan di tingkat kota, Edi mengungkapkan bahwa dinamika internal telah menghasilkan dua kandidat potensial yang berasal dari klub bulutangkis di Kota Bengkulu. Kedua nama ini dinilai memiliki kapasitas dan integritas untuk membawa organisasi ke arah yang lebih profesional.
“Yang jelas, kedua kandidat tersebut berasal dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dan dinilai memiliki kapasitas untuk membangun organisasi. Namun, kami belum bersedia menyebutkan nama keduanya kepada publik hingga waktu yang tepat,” tambahnya.
Langkah ini diambil untuk menjaga kondusivitas proses pemilihan dan menghindari kampanye hitam di masa transisi. Pengprov PBSI Bengkulu berharap, dengan terbentuknya kepengurusan baru hasil Muskot, organisasi bulutangkis di Kota Bengkulu dapat semakin solid, transparan, dan berorientasi pada prestasi. Sinergi antara pemerintah daerah, pengprov, dan pengkot diharapkan dapat menciptakan ekosistem olahraga yang sehat bagi para atlet muda.
Dengan agenda Muskot yang tinggal hitungan hari, seluruh elemen bulutangkis di Kota Bengkulu kini bersiap menyambut babak baru organisasi yang diharapkan mampu melahirkan prestasi membanggakan di kancah nasional maupun internasional.













