BENGKULU, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di Kabupaten Seluma kini menjadi sorotan. Dapur yang berada di Desa Masmambang, Kecamatan Talo dan Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Sukaraja, tengah menjalani audit serta evaluasi langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atau BPK RI.
Pemeriksaan tidak hanya menyentuh laporan keuangan, tetapi juga menelusuri pengelolaan anggaran, administrasi yayasan hingga sistem pelaporan operasional. Proses audit saat ini masih berlangsung di kantor BPK RI Bengkulu.
Koordinator Wilayah SPPG Seluma, Reno Finarta, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Namun ia menegaskan audit ini merupakan bagian dari evaluasi dan pengawasan rutin, bukan karena adanya kasus atau temuan tertentu.
Meski demikian, masuknya dua dapur SPPG ke meja audit tentu menarik perhatian publik. Apalagi program pemenuhan gizi ini terus berkembang pesat di Seluma. Saat ini sudah ada 10 dapur yang beroperasi dan dalam waktu dekat jumlahnya akan bertambah menjadi 12 unit.
Lalu bagaimana hasil audit BPK RI nantinya? Apakah hanya sebatas evaluasi rutin atau ada catatan penting yang akan menjadi perhatian? Publik tentu menunggu hasil akhirnya. (Ipulpekal)













