Ustadz Syamsu Rihal Kembali Pimpin MUI Kabupaten Banyuasin Periode 2025-2030

PANGKALAN BALAI, MERAHPUTIHNEWS CO.ID – Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin melakukan Musyawarah Daerah (Musda) V, Ustadz Syamsu Rihal, S.Pdi,,MPd kembali dipercaya memimpin lembaga keagamaan ini untuk periode 2025-2030.

Dalam menentukan Ketua MUI Kabupaten Banyuasin ini dilakukan dengan jalan aklamasi dengan calon tunggal yakni Ustadz Syamsu Rihal, S.Pdi, MPd dan, berdasarkan kesepakatan musyawarah yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang 1, Ustadz Ridwan Nawawi, di dampingi Pimpinan Sidang 2, Ustadz Hamdan, di Aula Mess Pemkab Banyuasin, Kamis, (18/9/2025)

Ketua MUI terpilih secara Aklamasi, sehingga Ustadz Syamsu Rihal,S.Pdi.,MPd kembali dipercaya untuk memimpin MUI Bumi Sedulang Setudung selama lima tahun mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang memberikan amanahnya kembali kepada saya untuk memimpin Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Banyuasin masa khidmat 2025-2030. Saya sangat memohon doa beserta dukungannya bagaimana kita bersama-sama nanti bisa menjalankan peran organisasi untuk kepentingan agama, bangsa dan negara,” ujar Ketua terpilih MUI Kabupaten Banyuasin, Ustadz Syamsu Rihal ketika memberikan sambutan singkatnya

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Sumatera Selatan, yang di wakili Komisi Fatwa MUI Sumatera Selatan Ustadz DR Nur Kholis,M,Ag, yang menutup secara resmi pelaksanaan Musda ini sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya dengan baik kegiatan ini.

“Kita mengucapkan selamat dan tahniah atas terlaksananya Musda ini dengan baik dan kembali terpilihnya Ustaz Syamsu Rihal, S.Pdi,.M.Pd sebagai Ketua MUI Kabupaten Banyuasin. Semoga kita yang menjadi khadimul ummah di MUI ini dapat memperkuat ukhuwah dan merawat persatuan ummah sebagaimana tema pada pelaksanaan Musda V MUI Kabupaten Banyuasin” ,” ucap Ketua Harian MUI Provinsi Sumatera Selatan

Beliau juga berharap agar MUI Kabupaten Banyuasin dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumatera Selatan menjadi daerah yang baldatun toyibatun warobbul ghofur.

“Mari juga kita bersama-sama meningkatkan ukhuwah untuk kemaslahatan ummah. Sehingga negeri ini tetap penuh dengan kedamaian dan ke dalam keberkahan,” sebutnya.

Dinamika yang terjadi, selisih dan perbedaan pendapat, menurut Ketua Harian MUI Provinsi Sumatera Selatan adalah hal yang lumrah terjadi. Terlebih dalam sebuah organisasi yang negara demokrasi ini.

“Setelah selesai Musda ini, mari kita bangun kebersamaan kembali untuk memberikan manfaat terhadap umat dan negara ini,” pungkasnya.

Hadir dalam Musda ke-V MUI Banyuasin Komisi Fatwa MUI Provinsi Sumatera Selatan, KH DR Nur Kholis,M.Ag, Sekretaris MUI Sumatera Selatan Ustadz Mahmudin,S.,Ag, Kepala kantor Kementerian Agama Banyuasin H Abdail Turmuni,S.Ag.,M.Si, Perwakilan dari MUI kecamatan, perwakilan dari pesantren, perwakilan dari tokoh masyarakat, perwakilan dari Ormas Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *