Aksi Koboi Terjadi di Banyuasin, Pelakunya Toke Minyak Kencingan

TANJUNG AGUNG, MERAHPUTIHNEWS CO.ID – Aksi koboi di jalanan kembali terjadi, kali ini di Desa Tanjung Agung, kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/10/2025). Pelaku yang merupakan pemilik kencingan minyak dan OYO di Banyuasin III menembakkan pistol ke sopir angkot Palembang Pangkalan Balai. Videonya diunggah akun Facebook Mang Ujok (Pasla) pada akun media sosial lainnya, terlihat perkelahian antara pengemudi mobil Inova bernama Hadi dengan korban yang merupakan sopir angkot Palembang Pangkalan balai. Hadi dengan aksi koboinya menembak korban Obirta yang meninggal dunia luka tembak di dengkul, paha dan perut sedang Dwi mengalami luka tembak dari samping pada bagian perut dan kepala kena pukulan benda tumpul sedangkan Berta hanya mengalami luka lecet dan memarAdapun kronologis kejadian yang didapat dari awak media dari teman-teman korban sopir angkot diduga bermula bermula saat mobil korban bernama Dwi yang lagi ngantri di SPBU Pulau Harapan disalip pelaku yang mengendarai mobil Inova BG 1719 Karena merasa disalib, Dwi menegur pelaku sehingga terjadi perkelahian yang akhirnya di pisah oleh pengendara yang lagi mengantri.

Setelah kejadian Dwi meneruskan perjalanan untuk menjemput penumpang siswa dari SMA Plus 2 Banyuasin III.

Merasa tidak senang dengan sopir angkot, Pelaku yang mengemudi mobil Inova mencari Sopir Angkot. Saat Sopir angkot berada di Desa Tanjung Agung bertemulah dengan pengemudi mobil Inova bersama dua orang temannya, karena merasa terancam korban nelpon temannya bernama Obirta. Obirta yang tak jauh rumahnya dari TKP kemudian datang bersama adiknya Beta terjadilah perkelahian, karena merasa kalah pelaku mengambil senpi dari mobil inovanya, kemudian menembakkan senjata kepada Obirta tiga lobang (Perut, paha dan dengkul), Dwi hanya mengalami luka tembak dari bagian samping di perut tembus dan luka pukulan benda tumpul di kepala sementara Beta hanya mengalami luka memar dan lecet di badannya.Setelah menembak korban pelaku melarikan diri bersama dua rekannya mengendarai mobil Inovanya sedangkan korban di bawah ke IGD RSUD Banyuasin. Obirta dalam perjalanan meninggal Dunia sementara Dwi masih dirawat di RSUD Banyuasin dan Beta diarahkan anggota Polres Banyuasin untuk membuat laporan.

Guna memastikan penyebab kematian untuk penyidikan lebih lanjut Obirta di bawah ke Rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan Visum et revertum.

Pelaku sekarang sudah diamankan oleh Tim PUMA Polres Banyuasin kurang dari 5 Jam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *