BANYUASIN II, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pelayanan Prima Terpadu. Kali ini, kegiatan strategis tersebut digelar di Halaman SMP Negeri 1 Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., ini merupakan pelaksanaan GPM yang keempat sepanjang tahun 2026. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Banyuasin menargetkan pelaksanaan kegiatan serupa di empat titik strategis, yakni Kecamatan Banyuasin III, Sembawa, Talang Kelapa, dan Sungsang. Ke depannya, program ini juga berpeluang diperluas jangkauannya melalui dukungan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) dari perusahaan mitra.
Dalam arahannya, Wabup Netta Indian menekankan bahwa kondisi geografis Kabupaten Banyuasin yang unik, mencakup wilayah daratan dan perairan yang luas, membutuhkan perhatian dan pemerataan pembangunan yang seimbang, termasuk dalam menjamin keterjangkauan kebutuhan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah hadir memberikan harga yang lebih murah sebagai salah satu upaya nyata menekan inflasi dan memastikan bahan pokok dapat dijangkau masyarakat. Ada komoditas yang mendapatkan subsidi hingga hampir Rp5.000,” ujar Wabup Netta di hadapan warga yang antusias.
Tidak hanya menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga mengintegrasikan **Pelayanan Prima Terpadu**. Sejumlah perangkat daerah dilibatkan untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai keperluan administratif dan pelayanan publik dalam satu lokasi. Instansi yang terlibat antara lain Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial, Dinas Perizinan, serta unsur kecamatan dan pihak terkait lainnya.
Kehadiran program ini disambut sangat positif oleh warga Sungsang dan sekitarnya. Masyarakat mengaku sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih miring, sekaligus menghemat waktu dan biaya transportasi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan dan perizinan.
Pemkab Banyuasin berharap momentum Gerakan Pangan Murah ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Banyuasin, baik di wilayah darat maupun perairan.













