PALEMBANG, MERAHPUTIHNEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., membuka secara resmi Sosialisasi Penerapan Pemerintah Digital yang digelar di Hotel Aston Palembang, Rabu (29/7/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Bagian Organisasi dari seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Edward Candra menekankan bahwa pemerintah terus mendorong pembangunan yang berbasis data melalui penerapan sistem digital secara masif. Ia menyoroti bahwa tahun 2026 merupakan momentum penting karena telah diterbitkannya regulasi baru yang menjadi landasan hukum pelaksanaan pemerintahan digital.
“Tahun 2026 telah terbit aturan baru mengenai pemerintah digital. Ini menjadi dasar kuat bagi kita semua untuk bergerak ke arah transformasi digital yang lebih terstruktur,” katanya.
Edward berharap sosialisasi tersebut menjadi landasan bagi pemerintah kabupaten dan kota di Sumsel dalam mempersiapkan penerapan pemerintahan digital secara optimal. Menurutnya, kehidupan masyarakat saat ini telah berjalan secara digital, sehingga pemerintah harus mampu beradaptasi dengan cepat. Hal paling mendasar yang harus dipersiapkan sebelum memasuki proses digitalisasi adalah ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi.
“Data akan menjadi lebih baik jika dikelola secara terpadu. Kita tidak bisa membangun sistem digital di atas data yang kacau,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumsel, lanjut Edward, juga terus berupaya memperbarui basis data agar informasi yang disampaikan kepada publik melalui platform digital berasal dari satu sumber yang terpercaya (Single Source of Truth).
“Kita memiliki ‘Data Sumsel’ yang dapat diakses dengan data yang selalu diperbarui. Artinya, masyarakat memperoleh informasi terbaru sehingga dapat menjaga kepercayaan publik kepada pemerintah,” katanya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kemudahan akses terhadap informasi dan peningkatan transparansi pelayanan publik. Sebagai contoh konkret, Edward menyebut layanan di Dinas Sosial. Melalui digitalisasi, masyarakat dapat mengetahui secara langsung dan real-time apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak tanpa perlu datang ke kantor dinas.
“Ini lebih mudah karena dapat diakses kapan saja. Transparansi seperti inilah yang membangun kepercayaan rakyat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Edward Candra mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sosialisasi hingga selesai agar materi yang disampaikan dapat diterapkan dengan baik di masing-masing daerah.
“Selamat mengikuti sosialisasi. Kepada para narasumber, kami ucapkan terima kasih atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para peserta,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Provinsi Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur Diskominfo dan Bagian Organisasi kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemerintah daerah terhadap penerapan aplikasi pemerintahan digital sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas sesuai dengan tuntutan zaman.













